GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

PERKENANAN TUHAN June 1, 2008

Pdm. M. Luther Dias
8 Oktober 2006

“PERKENANAN TUHAN”

Bacaan Firman Tuhan : Amsal 22:1

Dalam kehidupan kita, ada beberapa peristiwa yang membuat kita menjadi bingung dan kita tidak mengerti. Tetapi semuanya itu untuk menunjukkan kepada kita pentingnya bergantung sepenuhnya pada Tuhan. Sebab hanya Dia-lah TUHAN, yang mengerti segala sesuatu. Kita wajib bergantung dan berserah padaNya, dan bukannya menjadi orang yang sok tahu.

Keinginan setiap manusia adalah memiliki nama baik dan dikasihi orang lain. Tapi tahukah Saudara, bahwa kedua hal di atas hanya dapat memuaskan jiwa saja? Sebab ketika orang-orang di sekitar mulai tidak mengasihi dan mengusik nama baik kita, maka mulai timbul perasaan marah, jengkel, dan lain sebagainya.

Amsal 22:1, ”Nama baik lebih berharga daripada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.” Tetapi ada hal yang lebih baik dari kedua hal tersebut, yaitu mendapat ”perkenanan Tuhan”. Hanya yang dikenan Tuhan yang memiliki nama baik dan dikasihi Tuhan dan sesama. Satu hal yang pasti, tanpa perkenanan Tuhan semua yang kita kerjakan akan menjadi sia-sia.

Ester 4:15-17; 5:1-2

Tuhan mempunyai rencana dalam kehidupan pertobatan setiap kita. Dari bacaan di atas, kita mendapati bahwa Ester diangkat menjadi ratu untuk menyelamatkan bangsa Yahudi dari nafsu jahat Haman. Begitu juga dengan kita, Tuhan mempunyai rencana besar atas kehidupan kita, yaitu untuk menyelamatkan bangsa kita. Hari ini, Saudara mungkin baru pertama kali datang beribadah, tapi mungkin ini adalah waktu dimana Tuhan mau memulihkan kehidupan Saudara dan menjadi berkat bagi orang lain. Ada maksud Allah dalam setiap situasi dan kondisi yang terjadi di kehidupan kita.

Sama halnya dengan Ester yang datang menyentuh ”tongkat emas” raja itu, begitu juga setiap kita ketika mendapat perkenanan Allah, Raja di atas segala raja. Tongkat emas berbicara tentang anugerah, kuasa dan kasih sayang Tuhan bagi kita. Sebab tongkat emas itu hanya diberikan kepada orang-orang yang mendapat perkenanan raja. Yang harus kita lakukan adalah datang ke tahta kasih karunia dan menyentuh ujung ”tongkat emas” itu.

Inti dari puasa Ester adalah mendapat perkenanan raja, bukan semata untuk keselamatan bangsa Yahudi. Demikian juga fokus kita ketika datang beribadah adalah mendapat perkenanan Tuhan dan bukan sekedar mencari berkat.

Empat hal untuk mendapat perkenanan Tuhan dalam Nehemia 20:39-44, yaitu :

  1. Ayat 39: nilai sebuah ibadah

Hal pertama yang membuat kita tidak mendapat perkenanan Tuhan adalah kita masih ”menyembah berhala.” Berhala masa dulu adalah batu dan pohon, tapi berhala masa kini adalah siaran televisi, uang, suami/istri, keluarga, dan hal-hal lain yang kita sukai lebih dari pada Tuhan. Untuk mendapat perkenanan Tuhan, kita harus mengerti esensi sebuah ibadah, sebab ibadah seharusnya merupakan sesuatu yang membuat kita bergairah (exciting).

1 Timotius 3:16, Ada sebuah rahasia agung di dalam ibadah. Banyak kita tidak menyadarinya karena kita tidak beribadah dengan sungguh-sungguh (sekedar memanaskan kursi raja). Kolose 1:27, Kristus ada di dalam kita, artinya kita ada di dalam Dia dan Dia ada dalam kita. I Timotius 4:8, ibadah berguna dalam segala hal karena ibadah mengandung janji, tergantung sikap hati kita dalam ibadah. Ibadah yang benar dan mendapatkan perkenanan raja (Yehezkiel 20:40). Jika kita hidup dalam kebenaran tapi semuanya berjalan lambat, jangan coba memaksa mempercepat waktunya. Mungkin kita sedang menjalani proses mengandung menurut waktunya Tuhan. Ibrani 10:25, jangan kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita.

  1. Ayat 42: Mengerti tujuan Tuhan dalam hidup kita

Selama kita mendapat perkenanan Tuhan, maka Tuhan akan membawa kita dalam janjiNya sehingga kita tetap berjalan denganNya menuju ke tanah perjanjian. Tuhan akan memimpin kita ke negeri yang dijanjikan. .

  1. Ayat 43: Ingat siapa kita sebenarnya

Jangan sombong ketika kita mendapat janji Tuhan. Orang yang sombong/angkuh, tidak mendapat tempat dalam hadirat Tuhan. Tetapi orang yang rendah hati, yaitu orang yang menjauhi dosa dan senantiasa mengucapkan syukur atas segala hal yang diberikan, akan mendapat perkenanan Tuhan, Raja di atas segala raja.

  1. Ayat 44. Tunggu waktu Tuhan, jangan mendahului Tuhan

Kita harus mengerti waktu Tuhan dalam hidup kita, sebab waktu Tuhan yang menentukan segalanya. Segala rencana kita dapat terealisasikan bila bertepatan dengan waktu Tuhan. Yang harus kita lakukan adalah menunggu waktu-Nya. Ketika masalah/problem menghadang, ikuti tuntunan Tuhan, sebab Dia-lah yang menentukan masa dan waktu. Tuntunan Tuhan itu nyata! Juga jangan menilai orang lain menurut cara pandang kita, tapi gunakan cara pandang Tuhan.

Marilah kita datang dengan penuh keberanian untuk menyentuh ujung tongkat emas dari Raja di atas segala raja, untuk mendapatkan perkenanan Tuhan. Amin.

”Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri tahta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya,”
(Ibrani 4:16)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s