GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

The Spirit of Grace May 31, 2008

Pdt. Ir. Timotius Arifin
30 Juli 2006

THE SPIRIT of GRACE

Bacaan Fiman Tuhan: Zakharia 12:1-8

Ayat 8, “Pada waktu itu TUHAN akan melindungi penduduk Yerusalem, dan orang yang tersandung di antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud, dan keluarga Daud akan menjadi seperti Allah, seperti Malaikat TUHAN, yang mengepalai mereka.”

Malaikat Tuhan yang tidak lain adalah gambaran dari Tuhan Yesus Kristus. Inilah yang menjadi proyek yang sedang Tuhan kerjakan di akhir jaman ini, bahwa orang yang paling lemah akan menjadi seperti Daud; sedangkan mereka yang menjadi keluarga Daud, akan menjadi seperti Allah. Goal tertinggi dari setiap orang percaya adalah menjadi seperti Yesus. Tujuan kebangunan rohani adalah untuk memuliakan umat Tuhan; supaya mereka menjadi seperti apa yang mereka sembah. Kita akan menjadi seperti yang kita sembah (yang kita kagumi). Sebab kita ini bukan hanya sekedar menjadi orang Kristen atau anggota gereja, tetapi Alkitab berkata bahwa kita adalah WARGA KERAJAAN SORGA.

II Samuel 9:1-13

Ini merupakan sebuah kisah yang indah ketika Daud naik tahta. Kata ”kasih” itu adalah ”Hezet” yang berarti kemurahan (mercy), rahmat, kasih setia (loving kindness). Daud merupakan gambaran yang kurang sempurna dari the Greater David yaitu Yesus Kristus sendiri. Tapi dari Daud ini, paling sedikit kita dapat mengetahui gambaran apa yang terjadi dalam Kerajaan Allah.

Daud adalah seorang raja yang rendah hati

Daud yang awalnya adalah seorang gembala, oleh Tuhan diangkat menjadi raja atas Israel. Kitab I Samuel 30 dan II Samuel 9 menunjukkan walau Daud telah memerangi banyak peperangan (dan merebut daerah seperti Tirus, Sidon, Aram dan Filistin), tapi ia tetap rendah hati. Daud tidak menjadi sombong dan angkuh.

God give grace to the humble. Tuhan senang dengan orang yang rendah hati. Dan salah satu ciri dalam kerajaan sorga adalah kerendahan hati (humility). Kalau mau mendapatkan favor-Nya Tuhan (kebaikan Tuhan), minta satu hal saja – hari ini, putuskan – yaitu mintalah kerendahan hati!

Bagaimana untuk menjadi rendah hati? Yaitu dengan selalu sadar bahwa Tuhan selalu bersama dengan kita. Menyimak Daud, walau penuh dengan kemenangan (Victorious), ia memilih untuk tetap rendah hati. Ini berarti, dalam kehidupan kita kalau ada keberhasilan/kesuksesan jangan kita menjadi sombong/angkuh, tapi kembalikanlah semuanya itu pada Tuhan. Berikan segala kemuliaan hanya bagi Dia. Hal ini yang disadari oleh Daud!

Daud adalah seorang raja yang baik

Kelaziman saat seseorang itu punya kedudukan, maka yang dia lakukan adalah mengamankan kedudukannya itu. Begitu juga dengan kebiasaan raja, di mana pun di dunia ini adalah saat dia naik tahta, hal yang dia lakukan adalah membasmi dinasti atau keturunan sebelumnya. Saat ada presiden baru, maka ia akan menyingkirkan lawan politiknya (dari pemerintahan), dan begitu seterusnya.

Tapi hal berbeda yang Daud buat.. Daud malah memperhatikan Mefiboseth yang telah jauh tersingir; dengan menunjukkan hezet padanya. Mefiboseth telah jauh berada di rumah Makhir bin Amiel, di Lodebar (ayat 4).

  1. Makhir artinya terjual. Orang yang jadi budak itu terjual (dirinya).
  2. bin Amiel, artinya bukan umatku; dan
  3. Lo-debar, (Lo = tidak, Debar = padang rumput). Artinya tidak punya padang rumput.

Mefiboseth yang sudah tersingkir itu dibawa Daud ke meja perjamuannya, makan sehidangan dengan Daud. Itu juga yang Yesus buat bagi kita. Yesus lebih besar dari Daud. Daud merupakan gambaran yang kurang sempurna dari Tuhan Yesus.

Daud adalah seorang raja yang adil

Semua ladang Saul semasa hidupnya diberikan kepada Mefiboset.. Saul adalah anak dari seorang pengusaha besar, sehingga ketika ia menjadi raja, ia menjadi raja yang yang kaya raya. Tapi ketika Daud menjadi raja, semua itu, yang seharusnya menjadi milik Daud, ia serahkan kembali ke Mefiboset (ayat 9-10); padahal semasa hidupnya Saul berencana untuk membunuh dan mengejar-ngejarnya. Hal seperti ini yang membuat Tuhan berfirman, ”Aku menemukan Daud bin Isai, seseorang yang berkenan di hatiKu.” (Kisah 13:22; I Samuel 13:14).

Hari ini, mungkin kita sedang mengalami ketidakadilan, baik dalam warisan, keluarga atau pun pekerjaan. Ada kabar gembira! Sebab raja kita, Yesus Kristus namanya, adalah raja yang adil.

He is a Jugde King. He is a Good King. He is a Humble King. (And He is a Faithfull King).

Raja itu membawa setiap kita ke meja perjamuanNya. Di meja perjamuan Yesus, ada kesembuhan, ada kekuatan, ada kemenangan, dan ada keberhasilan. Dalam meja perjamuan Allah ada semuanya. Meja perjamuan disebut juga rumah pesta.

Kidung Agung 2:4, ”Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cinta.

Daud adalah seorang raja yang setia

Daud setia dengan ikatan perjanjiannya dirinya dengan Yonathan, ayah Mefiboset. Walau Yonathan telah meninggal, Daud tetap memegang perjanjiannya itu. Ketika kita berkata, “AMIN”, itu ada artinya. Artinya adalah Allah Raja Kesetiaan (GOD, the King of Righteousness). Kesetiaan di masa kini merupakan “barang” komoditi yang sudah langka kita jumpai. Tapi itu ada di dalam rumah Tuhan, sebab nama Yesus adalah Saksi Yang Setia.

Daud adalah seorang raja yang menjaga hatinya tetap manis di hadapan Tuhan.

Ini adalah kunci kemenangan yang luar biasa. Sebab Daud tidak mengalami kepahitan sedikitpun. Ada 3 kekayaan, yaitu:

  1. The great richest atau kekayaan yang besar.
  2. The great family atau keluarga yang hebat.
  3. The great freedom atau kebebasan yang besar.
  4. (dan the great power atau kekuatan yang besar).

Ibrani 12:14,16-17

Tanda-tanda orang yang ada akar pahit, yaitu :

  1. menimbulkan kerusuhan (troublemaker); karena ada dendam / kemarahan,
  2. mencemarkan; karena hati yang tidak murni,
  3. cabul, dan
  4. nafsu yang rendah.

Mari minta hati yang setia, saat kita menghadapi the Lord’s table. Biarkan hatimu didapati setia dan berkenan di pemandanganNya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s