GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

KUNCI HIDUP BERKELIMPAHAN May 25, 2008

Pdt. David Halim
9 April 2006

KUNCI HIDUP BERKELIMPAHAN

Setiap kita pasti mau untuk hidup berkelimpahan, bukan? Hidup berkelimpahan bukan berarti dengan memiliki banyak harta (uang). Ada orang yang mempunyai banyak uang tapi kalau makan harus menggunakan selang; ada orang yang lainnya uangnya pas-pasan tapi bisa makan apa saja; dan orang yang lain lagi, uangnya tidak berlebihan tapi bisa menyekolahkan anaknya di luar negeri.

Ada 2 kunci untuk hidup berkelimpahan :

  1. Kita harus mengerti maksud dan tujuan Tuhan memberikan hidup berkelimpahan bagi kita (Ulangan 8:18). Tuhan memberikan kekuatan untuk menerima kekayaan. Tuhan tidak pernah mengatakan bahwa Dia akan memberikan kekayaan, tapi kekuatan untuk menerima kekayaan. Kalau kapasitas kita hanya 1 milyar, Tuhan tidak akan memberikan berkat 5 milyar. Sebab kalau demikian maka :

kita tidak kuat mengangkatnya

kita bisa jatuh (murtad).

Kalau Tuhan berjanji itu ya dan amin. Dan saat Tuhan berjanji Dia bersumpah. Apapun yang dijanjikan Tuhan tidak pernah meleset ataupun ditarik kembali. Justru kita manusialah yang seringkali berjanji dan tidka menepati apa yang kita telah janjikan tersebut.

Apa arti perjanjian? Perjanjian adalah kesepakatan dari dua pihak (atau juga orang) yang masing-masing pihak harus bertanggungjawab akan perjanjian yang dibuat tersebut.

Dalam Kejadian 1:26-28; itu disebut dengan perjanjian Eden. Eden berarti kaya, sukacita, berlimpah ruah (joyfullness). Saat manusia pertama diciptakan Allah bermufakat untuk menciptakan manusia segambar dan serupa dengan Allah. Itu artinya, Adam dan Hawa memiliki kuasa untuk memerintah dan mengusahakan apa yang diciptakan oleh Allah di muka bumi ini (termasuk kuasa untuk memberikan nama-nama kepada semua binatang, satu per satu). Bahkan, Allah memberikan perjanjian (Kejadian 2:16-17).

Tapi karena masuknya dosa, sehingga perjanjian Eden itu kini berubah menjadi “perjanjian edan”. Contoh : suami dan istri mulai ada ketidakterbukaan hingga terjadi perselingkuhan; dalam gereja yang seharusnya menjadi pusat joyfullness tapi yang terjadi “gontok-gontokan”.

Berkat itu pasti menjadi miliknya kita asalkan kita kuat. Sebab kesuksesan itu dimulai dari lingkup keluarga. Seorang suami yang sukses itu karena ditopang oleh seorang istri yang bijaksana. Ajarkanlah anak-anak juga takut akan Tuhan, agar ada Eden (joyfullness) dalam keluarga kita. Dalam Perjanjian Lama, Tuhan ijinkan tulah atas bangsa Mesir hanya untuk satu alasan saja, yaitu untuk pergi beribadah kepada Tuhan (bahkan 6 kali Tuhan menyuruh Musa memberitahukannya kepada Firaun, dalam Keluaran 4:23; 7:16; 8:1; 8:20; 9:1 dan 9:13).

Apa visi Tuhan atas manusia, khususnya setelah manusia jatuh dalam dosa? Adalah supaya manusia hidup harus menjadi serupa, segambar, seutuhnya dengan Tuhan (Keijadian 1:26).

Misinya yaitu manusia diciptakan untuk memperbanyak gambar/rupa Allah dengan cara membagikan atau memberitakan Firman Tuhan, sehingga kita menghasilkan anak-anak rohani.

Ada 6 perjanjian Allah kepada manusia, yaitu ;

a. Perjanjian Hawa (Kejadian 3:15)

b. Perjanjian Nuh (Kejadian 9:11-13)

c. Perjanjian Abraham (Kejadian 12:2-3)

d. Perjanjian Sinai (Kejadian 19:5,6)

e. Perjanjian Lewi kepada Harun (Bilangan 25:12-13)

f. Perjanjian Daud (II Samuel 7:6-29;23:5)

Segala sesuatu yang terjadi di dalam kehidupan kita sebagai orang percaya bukanlah terjadi dengan kebetulan.

  1. Perjanjian Tuhan itu pasti adanya, karena Alllah berjanji dengan cara bersumpah. Yesaya 54:10, ”Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.”

Kalau kita cermati, keadaan alam dengan berbagai hal yang terjadi, seperti tanah longsor, sebenarnya semuanya itu membuktikan bahwa apa yang Alkitab tuliskan itu terjadi.

Bagaimana mengerti visi dan misinya Tuhan? Yohanes 15:7-8, Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

Hari ini, kita akan mendapat kekayaan

oleh karena kekuatan yang Tuhan berikan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s