GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

YANG KUPERLUKAN May 24, 2008

Pdm. Dr. Steven Christian, SP. ONK., MPM
23 Oktober 2005

YANG KUPERLUKAN

Sejak Tuhan Yesus melayani di muka bumi dan pada usia yang ke tiga puluh, Yesus banyak melakukan mujizat, pengajaran penuh kuasa, dan penuh dengan hikmat. Dalam Mar. 2:1-12 dikatakan bahwa ketika Yesus di Kapernaum (dalam bahasa aslinya Kefar = desa, Naum = nama orang) ada banyak orang datang dengan berbagai tujuan, ada yang hanya mau melihat Yesus, ada juga yang mau mencari kesembuhan. Tidak jarang ada orang mencari Tuhan, ke gereja, beribadah hanya untuk memenuhi kebutuhannya dan ketika sudah mendapatkan mujizat dan berkat, kemudian terhilang lagi dari kehendak Tuhan. Kita perlu tahu bahwa manusia memiliki kebutuhan dasar yang tidak bisa ditukar dengan apapun. Sekalipun kita memiliki emas dan perak tetapi jika kita tidak memiliki Yesus maka sesungguhnya kita tidak memiliki apa-apa. Sebab hanya Tuhan Yesus yang sanggup memenuhi seluruh kebutuhan dasar semua manusia.

Kebutuhan dasar dalam hidup manusia yaitu:

1. Pengampunan

Ayat 5, “Hai anakku dosamu sudah diampuni!”. Orang lumpuh itu membutuhkan kesembuhan, tetapi Yesus tahu bahwa itu bukan kebutuhannya yang sebenarnya. Yang sebenarnya dibutuhkan orang lumpuh itu pengampunan. Tujuan Yesus ke bumi adalah untuk memberi pengampunan. Kita sangat membutuhkan pengampunan karena kita orang berdosa dan inilah yang menjadi prioritas mengapa kita harus datang pada Yesus (ayat 10). Yesus berkuasa atas dosa; apa gunanya kesembuhan jika hidup kita berada dalam dosa. Upah dosa adalah maut.

2. Hidup yang kekal

Dalam Mat. 4:4b “Manusia bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah”. Hidup yang dimaksudkan adalah hidup bersama Yesus, karena hidup itu sendiri adalah Tuhan (Yahwe). Jika kita tidak di dalam Yesus artinya kita mati (Yoh. 15:6). Di bumi ini ada dua tempat yaitu dunia orang hidup, maksudnya orang-orang yang menerima Kristus sebagai Tuhan dan tidak lagi dalam perhambaan dosa, dan dunia orang mati maksudnya orang-orang yang tidak menerima Yesus sebagai Tuhan dan hidup diperhamba oleh dosa. Yesus menyelesaikan dosa kita hanya melalui kematian (Ef. 1:7). 1 Kor. 15:54–57 ”…Maut telah ditelan dengan keenangan … hai maut, dimanakah sengatmu?…”. Ada banyak orang yang hanya mencari Yesus untuk memperoleh kekayaan harta di bumi tidak untuk mencari hidup yang kekal (Luk. 15:11–13).

3. Terang

Ayat 5, “ketika Yesus melihat iman mereka”, kita juga harus bisa melihat iman kita. Yesus melihat iman kita karena Yesus adalah terang dan di dalamnya tidak ada satupun kegelapan (Yoh 1:1–6). Pada waktu kita hidup dalam terang maka segala sesuatu akan menjadi jelas, tetapi tanpa cahaya maka semua akan menjadi gelap. Kalau kita tidak menerima cahaya yang dari Tuhan melalui firman dan menyadari bahwa kita orang berdosa, itu artinya kita buta. Dosa adalah kegelapan sehingga kita tidak melihat kalau diri kita berdosa dan perlu mendapat pengampunan. Terang adalah Kristus dan terang akan mengusir kegelapan. Kekristenan tanpa terang adalah kesia-siaan dan hidup dalam terang sama dengan hidup dalam Yesus dan Yesus dalam kita.

4. Perkataan

Ayat 2, “Sementara ia memberitakan Firman kepada mereka”; Mat. 4:4b, “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi setiap Firman yang keluar dari mulut Tuhan”; Yoh. 6:.63, “Perkataan-perkataan yang kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.” Kita membutuhkan Alkitab untuk dibaca, direnungkan dan diperkatakan. Misalnya yang dilakukan perwira dari Kapernaum dalam Luk. 7:7, “Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh”. Perkataan Yesus bukan saja berkualitas atas dunia orang hidup tetapi menembus sampai dunia orang mati. Misalnya, Lazarus dibangkitkan oleh perkataan Yesus.

5. Pemerintahan otoritas

Tuhan memulihkan kita untuk membawa kita naik pada tingkat memerintah bersama Dia. Ayat 5, “Berkatalah Ia…Hai Anakku.” Ayat 11, “…kukatakanlah bangunlah, angkatlah tempat tidurmu pulanglah ke rumahmu!” Kej. 1 : 28 “…berkuasalah”. Mengeluarkan perkataan yang sesuai dengan Firman Tuhan akan melatih kita untuk bisa memerintah bersama dengan Tuhan. Misalnya, Petrus berkata “emas dan perak aku tak punya tapi yang ada akan kuberi dalam nama Yesus. Bangun dan berjalanlah.” Kej. 1:8, “Tetapi kamu akan menerima kuasa”; 1 Yoh. 4:4, “Sebab roh yang ada di dalam kamu lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.”

6. Restoration/pemulihan

Ayat 9, “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah”. Sukacita dan damai sejahtera adalah bagian yang diberikan oleh Allah. Kerajaan Allah bukan soal makan dan minum tetapi kebenaran, sukacita, dan damai sejahtera yang dikerjakan oleh roh kudus.

7. Istirahat

Kalau Tuhan saja memiliki waktu untuk istirahat/berhenti bekerja (Kej. 2:2), maka kita pun perlu untuk istirahat/berhenti dari kesibukan. Kalau kita terus memaksakan seluruh organ tubuh kita untuk tidak istirahat maka akan terjadi gangguan pada tubuh kita. Kapan kita beristirahat? Waktu kita masuk dalam hadiratnya, kita akan semakin mengerti apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,

dan mempunyainya dalam segala kelimpahan

(Yoh. 10:10)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s