GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

Umat Mesianik Yang Dewasa May 24, 2008

Pdt. Eluzai Frengky Utana

2 OKtober 2005

Umat Mesianik Yang Dewasa

ROCK, Representative of Christ’ Kingdom artinya perwakilan kerajaan Allah di muka bumi. Dengan begitu, kita tidak menceritakan/mempromosikan nama gereja, perorangan atau kehebatan seseorang, melainkan menceritakan tentang Raja kita, yaitu Yesus Kristus. Itu yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan.

Dalam Luk. 15:11-32, Tuhan menyatakan bahwa di dunia ini, bahkan di dalam gereja terdapat beberapa golongan/kelompok manusia yaitu:

1. Golongan anak bungsu (Ay 12-16)

Golongan seperti ini adalah golongan orang-orang yang terhilang dari gereja secara denominasi. Ciri-ciri orang yang ada dalam golongan ini antara lain:

  1. Menuntut hak. Ada banyak orang di dalam gereja yang menuntut hak untuk dihargai, dihormati, dan dipedulikan. Kita harus tahu bahwa tidak ada manusia yang bisa memperlakukan sesamanya seperti demikian dengan sempurna.

b. Memberontak. Ada banyak pemberontakan saat ini yang disebabkan oleh ketidakpuasan, khususnya di kalangan mahasiswa. Mereka melakukan demo di mana-mana, namun ini tidak akan membawa perubahan yang baik jika isinya bersifat pemberontakan. Demikian juga halnya dengan kita, apabila kita sudah merasa tidak diperhatikan, diperdulikan, tersinggung dengan khotbah yang disampaikan sehingga menimbulkan penilaian negatif terhadap pemimpin rohani dan akhirnya mengambil langkah untuk keluar dari gereja (denominasi).

2. Golongan anak sulung (Ay 27-30)
Golongan seperti ini adalah golongan orang-orang yang terhilang dalam gedung gereja. Mereka hidup dalam gereja, beribadah, mengikuti komunitas sel tetapi tidak bersukacita ketika anak bungsu itu kembali untuk bertobat dan mengalami pemulihan. Ciri-ciri orang yang ada dalam golongan ini antara lain:

a. Agamawi. Selalu menganggap diri sendiri paling benar, menganggap peraturannya yang terbaik dan tidak suka melihat orang lain mengalami pertumbuhan rohani

b. Tinggi hati, mementingkan diri sendiri, tidak menghormati, tidak menghargai, tidak mengampuni dan sombong rohani. Misalnya kita tidak bisa menerima ketika seseorang memberikan koreksi dan mengusik zona kenyamanan kita. Kalau kita menyadari dan mengerti bahwa ROCK Ministry adalah perwakilan kerajaan Allah di muka bumi dan kita adalah warga kerajaan Allah, kita harus keluar dari golongan anak bungsu dan anak sulung.

3. Golongan Bapa (Ay 20-24)

a. Ay 20: “Dari jauh ayahnya telah melihatnya”. Hal ini melambangkan ketekunan dan kesabaran dalam melayani sesama. Dengan tekun dan sabar bapa menunggu anak yang terhilang itu kembali kepadanya. Untuk hidup dalam kesabaran harus ada penyangkalan diri. Meskipun hal ini sangat pahit tetapi dampaknya memuliakan nama Tuhan. Karena dalam ketekunan dan kesabaran orang yang terhilang akan kembali dipulihkan Tuhan. Golongan bapa berbicara tentang kebenaran yang utuh, yang artinya bukan saja melayani program dan acara tetapi yang utama adalah manusianya. ROCK Ministry ada untuk melayani manusia, itu adalah kualitas yang Tuhan kehendaki.

b. Ay 22: “Kenakanlah cincin”. Artinya membangun hubungan dan keseimbangan. Kej. 1:26, “Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita…” Mat. 18-20, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.” Mat. 5:23-24, ”jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu”. Ini adalah gaya hidup Tuhan Yesus dalam membangun hubungan dan keseimbangan. Misalnya Tuhan Yesus membangun hubungan dengan murid-muridnya melalui makan bersama. Kita harus mempunyai hubungan ke atas (dengan Tuhan), hubungan ke dalam (komitmen dengan gereja lokal), hubungan ke luar (penjangkauan/penginjilan). Keseimbangan adalah disiplin dan mengampuni dalam kasih. Disiplin tanpa kasih akibatnya brutal, mengampuni tanpa disiplin akan berakibatkan kompromi. Karena itu harus ada keseimbangan dalam keluarga.

c. Ay 22: “Jubah yang terbaik, pakaikanlah”. Artinya membangun manusia menuju kepenuhan Kristus. Hidup dalam kebenaran dan kekudusan akan membawa kita ke dalam kepenuhan Kristus. Kepenuhan Kristus artinya setia melakukan Firman sehingga seluruh aspek kehidupan kita akan mencerminkan Kristus.

d. Ay 22: “ Sepatu pada kakinya”. Artinya mengalami Tuhan terus-menerus. Orang yang memiliki hati bapa selalu mau melihat orang yang hidupnya hancur dan tidak bisa dipercaya lagi kembali diberikan kesempatan untuk dipulihkan dan diberi kepercayaan lagi. Mengalami Tuhan terus-menerus berarti tidak melihat kesalahan dan kekurangan seseorang tetapi melihat orang itu mau berubah dan dipulihkan Tuhan.

e. Ay 24-25: “Bersukaria… seruling dan nyanyian tari-tarian”. Artinya mempersiapkan pemimpin generasi baru. Anak bungsu kembali dan diterima oleh bapa karena dipersiapkan menjadi pemimpin. ROCK ministry membuat pelatihan lewat kelas SOM dengan tujuan mempersiapkan, memperlengkapi pemimpin generasi baru agar terjadi pelipatgandaan dimana-mana sehingga nama Tuhan dipermuliakan.

Jika kita berada pada golongan anak bungsu atau anak sulung, sadarlah, ambil keputusan dan lakukan dari hati dan pikiran yang mau berubah. Kalau kita adalah masyarakat mesianik yang berkualitas, masuklah dalam golongan bapa yang memiliki hati Bapa sorgawi dan berkarakter Kristus.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s