GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

Penyembahan dari hati yang menyenangkan Tuhan membuahkan mujizat May 24, 2008

Pdt. Eluzai Frengky Utana

10 Juli 2005

Penyembahan dari hati yang menyenangkan Tuhan membuahkan mujizat

Penyembahan yang datang dari hati yang mengaihi Tuhan akan membuahkan mujizat.

Matius 15 : 21- 28 : “… perempuan itu mendekat dan menyembah …besar imanmu maka jadilah padamu apa yang kau kehendaki dan seketika itu juga anaknya sembuh”. Mendekat dan Menyembah membuahkan mujizat (ayat 25-28).

Apa yang dilakukan oleh perempuan Kanaan sebagai gambaran dari gereja adalah suatu wujud yang dia tunjukkan sebagai tindakan penyembahan. Bukan sekedar lagu yang dia nyanyikan tetapi merupakan tindakan yang baik berdasarkan kebenaran. Sekalipun kita pemuji, worship leader, pemusik, tetapi jika tindakan hidup kita tidak berdasarkan kebenaran maka itu bukan penyembahan, itu suatu show untuk mencari nama.

Matius 22:37-39; Mar 12:30-33 : “Mengasihi Tuhan dengan segenap hatimu” berarti semangat yang berkobar-kobar untuk mengasihi Tuhan. “Mengasihi Tuhan dengan segenap jiwamu” artinya akal budi dan seluruh pikiran kita hanya dikuasai oleh firman Tuhan sehingga kita hanya memikirkan hal-hal yang menyenangkan Tuhan. “Mengasihi Tuhan dengan segenap kekuatan” berbicara tentang melayani dalam kehidupan sehari-hari, dimana semua yang kita kerjakan adalah untuk menyenangkan hati Tuhan.

Bukti kita mengasihi Tuhan dengan segenap jiwa, akal budi dan kekuatan hanya bisa dilakukan melalui penyembahan, yaitu setiap hal yang kita katakan dan lakukan bermotivasi menyenangkan hati Tuhan.

Agar penyembahan kita keluar dari hati yang mengasihi Tuhan dan membuahkan mujizat, kita perlu tahu bahwa kasih karunia Allah masih berlaku untuk kita. Untuk membuktikan kita hidup dalam kasih karunia dalam tindakan penyembahan yang benar, kita perlu melewati proses, sekalipun hal itu menyakitkan (Mat 15:23-26). Semua itu dilakukan Yesus untuk mendidik kita.

Gereja Tuhan butuh hati penyembah seperti perempuan Kanaan di atas, barulah kita dapat melihat satu kegerakan dan menghasilkan mujizat.

Dalam Mat. 15:28 : “Besar imanmu, maka jadilah kehendakmu.” Bukan lagi kehendak Tuhan, karena hati sebagai penyembah sudah melekat menjadi satu dengan Tuhan dan Tuhan menjadikan dia orang kepercayaanNya. Agar kita dipercaya Tuhan kita perlu tahu bahwa iman yang besar berarti bertekun dalam iman yang benar, percaya kepada Tuhan dalam segala hal, segala keadaan dan tetap setia kepadaNya.

Penyembahan dalam Mat. 15:22 adalah:

1. Memusatkan perhatian hanya kepada Yesus sebagai Tuhan

2. Meresponi kasih Tuhan

Ada beberapa hal yang harus kita lakukan agar penyembahan kita membuahkan mujizat:

1. Mencari pribadi Tuhan

Dipenuhi dengan kehidupan Yesus (fokus pada kehidupan kristus). Saat kita fokus kepada Tuhan pasti ada masalah/problem yang datang, tetapi Tuhan memakai setiap masalah untuk menguji hati kita.

2. Bersedia dan punya keputusan untuk ditaklukkan keakuan dan kedagingannya

Orang yang bisa ditaklukkan hanyalah orang-orang yang memiliki sifat hamba dan anak.

Sifat hamba:

  1. Tidak egois (Mar. 2:4-5)
  2. Tidak sombong (Mat. 11:28-29)
  3. Rendah hati, tidak mudah tersinggung, tidak mudah sakit hati, tidak mudah marah, punya watak lemah lembut
  4. Tidak suka menuntut (Mat. 5:3), selalu bersyukur
  5. Tidak independen, selalu bertanggung jawab dengan apa yang dipercayakan (2 Tim. 2:10), tidak perlu merasa mempertahankan nama baik.

Sifat Anak :

  1. Mudah percaya (Ams. 3:6), tidak ada tipu daya, bersandar sepenuhnya pada Tuhan, tidak suka menentang.
  2. Mudah diajar, mau menerima, bersikap terbuka, haus untuk diajar, mudah dibentuk (Ams. 2:1-10)
  3. Tidak menaruh curiga, apa adanya, melakukan apa yang Tuhan mau, tidak rewel, sederhana, tidak mengkotak-kotakkan manusia.

3. Mengerti arti hidup

Setiap berkat, kepintaran, skil, karunia-karunia yang diterima adalah pemberian dan kita hanya pengelola. Sebagai pengelola kita harus mengerti bahwa hidup adalah proses, artinya kita masuk dalam jalur keberhasilan dan bukannya menunggu hasil.

4. Percaya dengan segenap hati dan taat

Bertindaklah dengan iman. Ingat bahwa dengan iman semua yang kita jalani di dunia adalah proses pendewasaan.

Hidup kita mahal karena telah dibayar lunas oleh darah Yesus. Untuk itu jadilah pribadi yang berharga, hidup dalam penyembahan yang benar sehingga membuahkan mujizat. Dengan terlibatnya kita dalam Komunitas Sel Mesianik kita akan membawa perubahan bagi keluarga dan lingkungan sehingga kita dipercayakan perkara-perkara besar oleh Tuhan Yesus. Amin.

 

2 Responses to “Penyembahan dari hati yang menyenangkan Tuhan membuahkan mujizat”

  1. JOKO Says:

    YESSSSS
    PRAISE THE LORD
    MELALUI MEDIA INI KITA SALING MEMBANGUN
    DENGAN PUJIAN KITA MEMULIAKAN DIA
    DIA LAYAK
    DIA AGUNG
    DIA DAHSYAT
    AMIN, SAYA AKAN SAMBUNG DILAIN KESEMPATAN
    GOD BLESS YOU ALL

  2. gbirockmks Says:

    Amin!
    Terima kasih untuk kunjungannya, Tuhan Yesus memberkati.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s