GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

PEGANGLAH APA YANG ADA PADAMU! May 24, 2008

Pdp. Lenny Dias

26 Pebruari 2006

PEGANGLAH APA YANG ADA PADAMU!

Firman Tuhan : Wahyu 3:7-15

Hari-hari ini gereja, orang-orang percaya bahkan dunia sedang masuk dalam “kamar-kamar terkunci” yang membuat mereka mengalami kesulitan dan kebingungan. Ada kamar sakit penyakit, kesulitan ekonomi, masalah keluarga, dan lain-lain. Kita bisa menjadi kebingungan dikarenakan kita tidak memiliki “kunci” itu. Jadi, apa dan bagaimana kita bisa menemukan “kunci” tersebut?

Dalam ayat 7, dijelaskan bahwa pemegang kunci yang dimiliki Daud adalah satu Pribadi yaitu adalah Yesus. Yesus merupakan “kunci” dan merupakan pemegang kunci itu sendiri dan Yesus menjaminkan diriNya bahwa setiap kita, orang-orang yang percaya padaNya, maka kita semua pasti memiliki kunci! Persoalan bisa ada dan kita terjebak di dalamnya, tapi kita punya kunci itu untuk membuka pintu masalah itu.

Apapun masalah kita, dengan Yesus, kita punya kunci untuk semua permasalahan yang sedang kita hadapi ini.

Bagaimana supaya Ia (Yesus yang adalah kunci) dapat membuka hal itu :

  1. “Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu,..” (ayat 8). Tuhan yang membuka pintu itu untuk kita. Mengapa? Itu membuktikan kasih karunia Tuhan bagi kita. Dia mengasihi kita manusia ciptaanNya. Tuhanlah yang memampukan kita dan merupakan sifatNya yang suka menolong umatNya.
  2. “Aku tahu segala pekerjaanmu …” (ayat 8). Tuhan memperhatikan pekerjaan kita, umatNya. Justru saat kita setia dalam perkara-perkara kecil, Alkitab mengatakan, Tuhan akan memberikan tanggung jawab dalam perkara-perkara yang lebih besar. Saat Tuhan melihat karunia dan talenta kita, kita bekerja dengan dengan jujur, loyalitas dan penuh tanggung jawab; maka Tuhan memperhitungkan semuanya itu. Dan itu tmerupakan jalan untuk Tuhan membuka pintu.

Kita lihat dalam jemaat Filadelfia. Tuhan memuji pekerjaan jemaat ini karena Tuhan tahu walaupun kekuatan jemaat ini tidak seberapa (ayat 8). Namun mereka tetap setia dan tekun menantikan Yesus. Kita mungkin adalah orang-orang biasa, tapi karena ada Yesus ada Yesus dalam kita, pekerjaan kita menjadi luar biasa. Dan Tuhan rindu melihat saat-saat dalam situasi genting sekalipun kita tetap setia padaNya.

Hal-hal yang terjadi, saat Tuhan membuka pintu, yakni :

  1. Musuh akan Tuhan hancurkan (ayat 9), baik itu musuh sakit penyakit, masalah ekonomi dan lain sebagainya. Sebab Tuhanlah yang memberikan kemenangan kita itu.
  2. Kita dilindungi Tuhan dari kesesakan yang melanda seluruh bumi (ayat 10).
  3. Kita akan diberikan mahkota (ayat 11). Kita akan menjadi kepunyaan Tuhan.
  4. Kita akan menjadi sokoguru dalam Bait Suci.
  5. Kita akan diberikan nama Allah (ayat 12).

Dari jemaat Filadelfia, ada 3 hal yang bisa kita pelajari di sana, yang perlu kita pegang dan tahan agar pintu itu tetap terbuka hingga kesudahan jaman, yaitu :

Injil. Injil itu adalah kekuatan Allah. Bagaimana kita memegang Injil itu? Caranya, adalah dengan membacanya setiap hari, kita jadikan makanan untuk menggemukkan roh kita. Baca, renungkan perkatakan dan melakukannya. Sebab kasih karunia Allah cukup buat kita.

Mengapa harus dipegang? Yehezkiel 33:12; sebab keselamatan orang benar dapat hilang bila kita tidak bertobat lagi.

Kasih persaudaraan. Mari wujudkan potensi kita tidak hanya dalam jemaat yang adala dalam gereja lokal saja, tapi mari kita bagikan (berkati) kasih itu juga kepada orang-orang yang di luar komunitas kita, agar mereka pun dapat merasakan indahnya kasih Tuhan yang termanifestasikan melalui kita. teruslah berbuat baik dan jangan jemu-jemu melakukan kebaikan.

Kasih karunia, terbagi atas 3, yaitu:

* Grace (anugerah). Dalam bahasa Ibrani, dilambangkan seperti : seorang yang kuat yang membungkukkan tubuhnya untuk mengangkat seorang yang lemah menjadi setara/sejajar dengan dirirnya;

* Charismata (karunia-karunia atau urapan) yaitu : kemampuan yang Allah berikan kepada kita supaya bisa berfungsi;

* Pengaruh Ilahi di dalam kehidupan manusia. Yesus adalah pribadi yang sangat berpengaruh. Kita ada dalam gereja karena kita terpengaruh oleh Dia.

Jadi, kasih karunia adalah kemampuan yang Tuhan berikan kepada kita supaya sanggup melakukan hal-hal yang tidak mampu kita lakukan dengan kekuatan kita sendiri.

Dan untuk memegang kasih karunia ini, ada dua hal ibarat 2 koin yang kita lakukan, yaitu :

Koin yang pertama :

a. Jangan pernah sombong, karena semua itu karena anugerah.

b. Jangan minder, karena ada kemampuan Allah dalam kita.

Koin yang kedua :

a. Jangan pernah membanggakan/mengandalkan orang lain lebih daripada kita mengandalkan Tuhan.

b. Jangan pernah menganggap enteng orang lain.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s