GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

MENGALAHKAN KRISIS KEBINGUNGAN May 24, 2008

Pdp. Lenny Dias

22 Januari 2006

MENGALAHKAN KRISIS KEBINGUNGAN
DAN KETAKUTAN

Bacaan Firman Tuhan: Kejadian 32:22-32

Seringkali saat kita melihat situasi yang terjadi dalam bisnis kita, dalam keluarga kita, berita apa yang kita dengar, hal itu dapat membuat kita menjadi bingung dan takut. Saat kita mulai bingung dan merasa kuatir, itu dapat mengakibatkan ketakutan; dan akar ketakutan itu sendiri adalah kematian.

Seperti halnya, Yakub. Yakub merupakan tokoh yang penuh dengan ketakutan. Yakub takut terhadap Esau, kakaknya. Karena Yakub pernah berbuat dosa terhadap Esau. Yakub takut untuk bertemu dengan kakaknya. Justru dalam ketakutan Saudara akan menemukan Tuhan, bergumul dengan Allah. Sebab itu adalah kerinduan Allah sendiri.

(Kebingungan dan ketakutan terkadang membuat kita susah untuk tidur, apa yang dialami Yakub mungkin juga itu yang sedang kita alami. Dengan membiarkan ketakutan itu menguasai kita, membuat kita merasa kecil, masalah itu terlalu besar dan Allah terlalu jauh dari kita. Semakin kita fokus pada masalah, kita akan menjadi takut dan kuatir sehingga kita LEBIH SUSAH untuk dapat tidur.)

Dalam menghadapi ketakutan, ada beberapa hal (tempat) yang dapat kita lakukan :

1. Yakub menemukan tempat yang sunyi.

Yakub menemukan tempat kesendirian. Waktu kita mengalami krisis kebingungan, ketakutan, pergumulan yang berat. Hal pertama yang bisa membawa kita kepada kemenangan, adalah melewati tempat yang sunyi (hanya berdua dengan Tuhan). Yakub mengijinkan dirinya untuk sendiri (berhadapan) dengan Tuhan.

Hal ini dimaksudkan agar kita tidak bergantung dengan siapapun, dengan apapun. Tapi mengajarkan kepada kita untuk bergantung sepenuhnya denganNya (sampai tingkat berhubungan intim), mengandalkan Tuhan; agar Tuhan dapat memberkati kita. [baca : Yeremia 17:5-8]

2. Tempat Proses (ayat 24).

Proses untuk mengalahkan diri sendiri, rasa nyaman kita, kedagingan kita. Acapkali, tanpa kita sadari, kita hidup dengan keangkuhan, berjalan dalan kesombongan kita, mengandalkan kekuatan sendiri. Hal-hal seperti karakter Yakub dalam kita (karakter Yakub = karakter penipu) yang Allah “hajar” agar karakter itu hilang dari kita. Sehingga hanya tinggal karakter Allah saja yang nyata dalam kita.

Alkitab berkata, “Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!” (Wahyui 3:19)

Yakub dipukul pangkal pahanya, artinya keakuannya dipukul, kesombongannya dan kekuatannya dipatahkan. Agar kekuatan Tuhan yang masuk didalam Yakub dan Yakub diubahkan oleh Tuhan.

3. PUSH = “Pray Until Something Happen” (ayat 26-27)

Dibalik proses dalam kehidupannya kita percaya bahwa pasti Tuhan punya berkat atas kita, maka kita perlu berdoa sampai sesuatu terjadi, kita berdoa dan percaya, Tuhan pasti memberikan apa yang kita inginkan.

Setelah melewati ketiga tempat ini, maka hal yang akan kita alami dalam kehidupan kita adalah :

a. Yakub mengalami transformasi pribadi; Yakub diubahkan dari yang tadinya “seorang penipu” menjadi “Israel, yang artinya Pangeran Allah.”

b. Yakub diberkati (ayat 28),

c. Yakub melihat matahari terbit (ayat 30).

Dalam Mazmur 84:12; matahari itu adalah Allah sendiri. Kita akan memandang wajahNya Tuhan. Ada jaminan hidup kekal dalam Tuhan semata.

d. Yakub diluputkan dari Goliat (kebingungannya dan ketakutannya). Apa yang kita takutkan, justru hal itu akan datang menjadi berkat didalam hidup kita.

Alkitab menjamin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda. Dalam keadaan bingung, panik, kuatir atau dalam keadaan yang tidak mengenakkan apapun yang menimpa kita, Tuhan tetap setia mendampingi kita. Sebab Dia adalah Allah IMMANUEL, yang selalu menyertai baik dalam keadaaan susah ataupun senang. Sebab Dia tidak bisa menyangkal diriNya sendiri yang adalah SETIA adanya. Allah pasti menepati setiap janji dan firmanNya.

ALLAH KITA SANGGUP MENGUBAH MASALAH, KEBINGUNGAN

DAN KETAKUTAN (GOLIAT) ANDA MENJADI BERKAT,

ATAS SETIAP KITA YANG MENGASIHI ALLAH

“Di dalam kasih tidak ada ketakutan:
kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;
sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut,
ia tidak sempurna di dalam kasih.”
[I Yohanes 4:18]

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s