GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

MENYENANGKAN TUHAN May 24, 2008

Pdm. Luther Dias

28 Agustus 2005

MENYENANGKAN TUHAN

Bacaan Firman Tuhan: Mazmur 103:1-5

Kekristenan adalah kehidupan yang menyenangkan karena setiap saat kita bertemu dengan Tuhan. Kalau kita tahu menyenangkan Tuhan, Dia pasti memberikan apa yang diinginkan hati kita. Kehidupan kekristenan adalah kehidupan yang paling exciting di dunia ini, karena itu Tuhan menghendaki kita untuk melayani Dia.

Dalam kita melayani Tuhan ada bentuk/pola, yaitu :

1. SHAPE dimana kita diciptakan untuk melayani Tuhan:

  • Spiritual Gift (karunia Roh): melayani dengan karunia-karunia Roh (Kis. 12:1-11): karunia berkata-kata dengan hikmat, pengetahuan, iman, menyembuhkan, kuasa mengadakan mujizat, bernubuat, membedakan bermacam-macam roh, berkata-kata dengan bahasa roh, menafsirkan bahasa roh.
  • Heart (hati): melayani dengan hati, maksudnya memiliki kerinduan, kemauan untuk menyerahkan seluruh hidup untuk melayani Tuhan. Di mana hartamu berada di situ hatimu berada.
  • Ability (kemampuan): melayani berdasarkan kemampuan, ketrampilan, yang kita kerjakan dengan maksimal. Misalnya: administrasi, tata suara, musik, dll.
  • Personality (kepribadian): melayani dengan karakter yang terbentuk di dalam Kristus. Melayani tanpa memiliki karakter Yesus bagaikan rajawali yang hanya memiliki satu sayap, yang tidak akan bisa terbang. Karakter Kristus bisa nyata dalam hidup kita melalui masalah dan proses yang kita hadapi dan bisa kita lewati. Pemimpin yang sejati dapat kita lihat ketika dia menghadapi masalah. Di sana akan terlihat kepribadian/karakternya.
  • Experience (pengalaman): hal-hal yang kita alami sebagai hasil hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Inilah yang disampaika kepada orang sebagai kesaksian yang hidup.

2. Gaya hidup kita adalah MENGAMPUNI (Maz 105:3), karena sifat Yesus adalah mengampuni. Artinya kita tidak suka menghakimi sesama. Gereja yang dewasa adalah gereja yang mengerti bahwa di balik semua masalah yang datang, ada rencana Tuhan yang indah. Sehingga kita tidak mudah untuk sakit hati melainkan selalu mengampuni. Seorang pemenang adalah orang yang lebih dulu mengampuni sesamanya.

  • Sakit hati membusukkan tulang, hati yang gembira adalah obat yang manjur.

· Ketika Yesus disalibkan, Dia mengatakan “ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”

· Kita harus menghargai pengorbanan Yesus, menghargai darah Yesus (Maz 103:4).

· Jika kita menghargai pengorbananNya otomatis kita tidak mau lagi hidup dalam dosa baik dalam kita bersikap, berpikiran, bertingkah laku, karena kita sudah dilepaskan dari alam maut. Misi Tuhan yang kita bawa di kota ini adalah membawa damai.

3. PEACE (damai): dalam melayani Tuhan kita harus membawa damai.

· Plan churches (rencanakan gereja-gereja): misi “ROCK” adalah memperluas kerajaaNya, memperlengkapi orang-orang kudus, meninggikan Tuhan.

· Equip leaders (lengkapi pemimpin-pemimpin): melalui kelas Sekolah Mengalami Rencana Tuhan (SmaRT), SOM, dan pelatihan lainnya.

· Assist the poor (bantu yang orang-orang miskin)

· Care for the sicks (peduli terhadap yang sakit)

· Educate the next generation (didik generasi baru). Mempersiapkan generasi selanjutnya.

4. Melayani dalam kepuasan yang dari Tuhan (Maz 103:5).

Tuhan berjanji bahwa segala keinginan kita akan terpuaskan oleh kebaikan Tuhan, sehingga sukacita Allah memenuhi kita. Semakin giat kita melayani Tuhan, semakin kekuatan yang dari Tuhan melimpah-limpah dalm hidup kita. Rajawali emas adalah jenis rajawali yang usianya bisa mencapai 60 tahun. Tetapi pada masa tertentu, ia akan mengalami masa paruh, dimana ia akan mencari air terjun, masuk ke dalamnya, lalu mengembangkan sayap lebar-lebar sehingga air terjun itu akan merontokkan bulu-bulunya. Setelah itu, rajawali emas ini akan naik ke sarangnya, melompat dari batu karang yang satu ke batu karang yang lain, dan di situ dia akan mencengkeram batu karang dan menatap matahari. Dia hanya bisa melihat rajawali lain terbang sementara dirinya tidak bisa.

Mungkin kita juga sedang mengalami masa paruh. Dulu usaha kita diberkati, pelayanan kita di mana-mana, karir menanjak, tetapi sekarang sepertinya mengalami masa fakum, bisnis tidak jalan, tidak melayani, karier tidak berkembang. Tetapi jangan sekali-kali kita mencoba dengan kekuatan sendiri, karena hal itu sangat berbahaya. Cengkeramlah batu karang itu, yaitu Yesus, dan tataplah matahari (Maz 84:12), yaitu Tuhan Allah. Keadaan ini akan memacu pertumbuhan bulu-bulu baru pada rajawali dan setelah tumbuh lagi maka dia akan terbang kembali dengan kekuatan dan kecepatan terbang melebihi yang dulu. Sampai menjelang ajalnya, rajawali akan naik ke tempat tinggi, mencengkeram bukit batu, menatap matahari dan mati disana.

Kita dipanggil untuk melayani Tuhan seumur hidup kita dan tetap menyenangkan hati Tuhan.

Nantikanlah Dia, maka dia yang akan “…memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali” (Maz 103:5). Amin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s