GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

Rahasia Sukses Ishak May 24, 2008

Pdm. Luther Dias

20 Pebruari 2005

“Rahasia Sukses Ishak”

Bacaan : Kejadian 26:1-13

Setiap orang besar pasti pernah mengalami kegagalan (ada duri dalam dagingnya), contoh : Smith Wigglesworth. Orang yang dipakai Tuhan melalui karunia kesembuhan dan pemulihan. Dalam pelayanan semasa hidupnya, Smith Wigglesworth telah membangkitkan 14 orang yang telah meninggal, termsauk istrinya. Namun, setelah Smith meninggal, pembantunya menemukan darah dalam pakaian dalamnya, (penyakit ini dideritanya sekitar 5 tahun).

Juga contoh lain, John Wesley. Pembawa kebangunan rohani di Inggris dan Amerika, seorang muda yang dipakai Tuhan secara luar biasa. Kehadirannya di suatu kota membawa dampak seisi kota mengalami lawatan Tuhan dan orang-orang akan tahu bahwa ada John Wesley di kota tersebut. Tetapi, karena John menikahi seorang wanita yang mengalami depresi mental. Selama lebih kurang 20 tahun kehidupan rumah tangganya, John Wesley mengalami siksaan, penganiayaan dan perlakuan kasar lainnya dari sang istri. Seorang yang dipakai Tuhan luar biasa dan yang disegani di kalangan gereja Methodis pada jamannya, tapi juga yang selalu mengalami siksaan dari sang istri.

Setiap orang hebat pasti selalu pernah melewati ujian.

Dukacita terbesar, sebenarnya bukan pada masalah keadaan, tapi masalahnya pada pikiran kita.

Rahasia Sukses Ishak, yaitu :

  1. Tuhan mengijinkan Ishak mengalami masa krisis (ayat 1); dimana seharusnya ada janji Tuhan bisa didapatkan. Mari periksa hati kita, jika hari ini kita mengalami krisis. Jika itu disebabkan karena dosa (pelanggaran) kita, maka kita harus bertobat. Tapi, jika itu karena diijinkan Tuhan masuk dalam kehidupan kita, percayalah ada berkat besar yang Tuhan siapkan untuk kita.

Gerar artinya rumah / pondok penginapan..

Ada waktu-waktu tertentu dimana Tuhan tempatkan kita di tempat yang tidak mengenakkan. Sikap hati kita dalam suatu situasi menentukan apakah kita keluar sebagai pemenang atau pecundang (orang yang kalah) !

Dalam ayat 2, Ishak mengambil sikap yang tepat, yaitu :

a. Diam dan dengarkan Tuhan bicara. Justru dimana waktu yang tidak mengenakkan seperti itulah adalah waktu terbaik Tuhan bicara kepada kita (the Great time God speak to us).

b. Tinggal di negeri (Gerar, ayat 3-4). Tetap tinggal dalam masalah yang diijinkan Tuhan, sebab Dia berjanji untuk menyertai dan memberkati kita. Banyak kita maunya sesegera mungkin untuk keluar dari masalah atau persoalan yang sedang kita hadapi. Mungkin apa yang kita punyai akan hilang, segala yang kita miliki / kekayaan kita juga akan tidak ada lagi, bahkan status sosial / kedudukan akan lenyap. Tapi satu hal yang tidak boleh hilang yaitu penyertaan Tuhan dalam hidup kita.

Saat Tuhan menyertai, Tuhan memberkati. Saat Tuhan berjanji, Tuhan pasti menepati. Inilah sikap yang harus kita punya dalam kehidupan ini.

  1. Mau mengasihi dalam segala keadaan (ayat 8). Waktu Ishak dan Ribka berada di “rumah penginapan” yang tidak mengenakkan tetapi mereka tetap saling mengasihi (bercumbu-cumbuan). Tentu mudah kita saling mengasihi saat segalanya berjalan dengan baik dan diberkati. Tapi saat situasi yang tidak mengenakkan datang, bukanlah hal yang mudah untuk dapat saling mengasihi, bukan? Justru, inilah kunci kita diberkati itu. Alkitab berkata, dimana dua orang bersepakat dan meminta apa saja, Tuhan berikan kepada mereka (Matius 18:19).
  2. Tertawa (Joyfull).

Arti kata Ishak adalah “tertawa”. Justru di tempat dimana tidak ada suatu kepastian Tuhan melipatgandakan berkat kehidupanNya bagi kita, seperti Abraham. Saat Abraham tidak punya dasar untuk percaya atau dasar untuk tetap bersandar, saat itulah Allah memberikan Ishak (joyfull atau sukacita, tertawa) itu. dan saat Allah memberkati maka “…akan ada berkat seratus kali lipat, yang membuat Ishak menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.”

Mari lihat Tuhan yang besar dalam hidup kita. Sebab Dia sanggup melakukan perbuatan-perbuatan yang besar atas kita, yang percaya padaNya.

  1. Kita harus “menggali” sesuatu.

Arti kata gali, yaitu : mencari sampai ketemu sumber; menyelidiki untuk mendapatkan sesuatu. Ada 7 kali kata “menggali, digali” yang berarti Tuhan serius dengan hal ini. Arti sumur (dalam konteks untuk pribadi kehidupan kita) artinya kehidupan Tuhan yang harus meluap dari kehidupan kita. Jadi, kita yang harus mencari sampai menemukan sumber kehidupan dan itu meluap ke kehidupan orang lain.

Saat Ishak menggali sumur, ada beberapa hal yang terjadi, yaitu :

a. Sumur Esek (artinya : pertengkaran). Banyak kali saat kita mulai menggali sumur kehidupan kita, yang kita temukan justru malah sumur pertengkaran.

b. Sumur Sitna (artinya : permusuhan). Saat “sumur kehidupan kita” itu digali lebih lagi, acapkali yang kita temukan malah adalah permusuhan.

c. Sumur Rehobot (artinya : kebebasan). Tuhan tidak menginginkan kehidupan kita hanya terkungkung dalam pertengkaran dan permusuhan, tapi meningkat kepada kebebasan dari hal-hal tersebut. Saat kita menggali sumur, yang kita temukan justru pasri, batu, duri; tapi jangan pernah berhenti menggali. Pada saat kita gagal, jangan berhenti menyerah, terus berusaha dan percaya, bersama Tuhan, kegagalan itu diganti dengan kemuliaan akan penyertaan Tuhan.

d. Sumur Syeba (artinya : sumpah, janji).

Ada yang lebih berharga dari sekedar kebebasan yaitu menikmati sumpah atau janji. Setiap kita yang tidak punya pengharapan/putus asa, mari pegang janji Tuhan. Saat kita pegang janji Tuhan maka Tuhan akan buat “bertambah tujuh kali lipat janji (Bersyeba)”. Ketika kita pegang satu janji, Tuhan akan kasih 7 kali janjiNya. Artinya, yang Tuhan inginkan adalah adanya peningkatan dalam kehidupan kita.

Masa depan kita itu adalah janji Tuhan (akan bertambah tujuh kali lipat).

Mereka yang secara utama membicarakan masa lalu, sedang berjalan mundur;

Mereka yang membicarakan masa kini, sekedar sedang mempertahankan;

Tetapi mereka yang membicarakan masa depan, adalah orang yang sedang bertumbuh.

Amin.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s