GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

Janji Tentang Pemulihan May 24, 2008

Pdm. Luther Dias

20 Maret 2005

Janji Tentang Pemulihan

Bacaan Firman Tuhan: Zefanya 3:9-20

Allah kita adalah Allah yang suka berjanji, dan semua janjiNya pasti ditepati.

Empat ciri orang yang siap menerima janji pemulihan dari Allah:

1. Ay. 9 : bibir yang bersih

Seringkali berkat Tuhan terhalang atas kita karena bibir kita tidak bersih.

  • Yes. 6:2-7 : Yesaya yang adalah seorang nabi Allah, pada waktu melihat kemuliaan Allah, seketika itu juga sadar bahwa ia najis bibir.
  • Roma 10:9-10 : Kita mengakui Tuhan dengan mulut kita, karena itu Tuhan menginginkan kita memiliki bibir yang bersih.
  • Amsal 18:21 : Hidup dan mati dikuasai lidah, bukan dikuasai penyakit. Jaga perkataan kita, hati-hati berbicara. Dalam kesunyian jaga pikiran, dalam keramaian jaga perkataan.
  • Matius 12:35-37 : kita dihakimi menurut perkataan kita, karena itu sebagai imam-imam kita harus berkata-kata dengan iman dan hidup kudus.
  • Bilangan 12:1-3 : otoritas yang dari Tuhan akan dibela oleh Tuhan sendiri. Miryam dan Harun terkena kusta putih karena mereka mengatai hamba Tuhan yang diurapiNya.

2. Ay. 12 : rendah hati

  • Memiliki hati seorang hamba, yaitu mau melayani, tidak menganggap dirinya super; beda dengan mental hamba, yakni selalu menuntut.
  • Memiliki hati seorang murid, yaitu siap diproses, dibentuk, mau belajar dan mengajar. Dalam mengalami proses, harus memandang kesakitan/penderitaan sebagai bahan baker untuk gairah.

Proses adalah salah satu cara Tuhan untuk membawa kepada tingkatan yang lebih tinggi lagi.

Yes. 40:31 : waktu persoalan datang, sikap kita adalah diam dan tenang. Kita harus memandang persoalan seperti seekor rajawali memandang badai sebagai kendaraan yang membawanya terbang tinggi.

Penderitaan juga merupakan alat pembangun iman kita.

· Memiliki hati seorang prajurit, yaitu tidak pernah mundur saat meghadapi persoalan, tetap melangkah maju.

· Memiliki hati seorang penyembah, yaitu sadar bahwa tanpa Tuhan ia tidak dapat melakukan apa-apa.

3. Ay. 14 : bersukacita dan bersorak-sorai

Selalu bersukacita meskipun dalam persoalan. Hati yang gembira adalah obat yang manjur.

Kapan bersukacita dan bersorak-sorai? :

  • Waktu hukuman disingkirkan dari kita (ay. 15)
  • Waktu dalam ketakutan (ay. 16)
  • Waktu Tuhan ada di tengah kita (ay. 17)

4. Ay. 20 : mempercayakan diri kepada Tuhan

Dosa/pelanggaran membuat kita berjalan jauh dari Tuhan. Kalau saat ini kita sedang mengemudikan hidup kita dengan kekuatan kita sendiri, maka mulailah percayakan hidup kita kepada Tuhan, biarkan Ia membawa kita pulang.

Rahasia sukses bagi orang percaya:

  • · Lukas 15:11 : mau dikontrol oleh Bapa di sorga, tidak seperti anak yang hilang, yang tidak mau dikontrol oleh bapaknya.
  • · Lukas 15:16 : lapar dan haus akan Tuhan, tidak seperti anak yang hilang, yang hanya menginginkan hal-hal duniawi.
  • · Lukas 15:17 : menyadari keadaan kita, siapa diri kita; hanya karena kemurahan Tuhan kita bisa dipakaiNya.
  • · Lukas 15:20 : menerima kasih Bapa, yang selalu menerima anak yang pernah meninggalkanNya
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s