GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

Ditebus dari kuasa yang menyesakkan May 24, 2008

Pdm. Luther Dias

11 September 2005

Ditebus dari kuasa yang menyesakkan

Bangsa kita sedang mengalami yang disebut krisis, krisis ekonomi maupun krisis sumber daya hayati. Tetapi justru dalam kondisi seperti ini, kita sebagai gereja yang membawa dampak harus menyadari bahwa ini adalah peluang besar bagi kita. Jika kita memiliki pandangan Allah bahwa kesesakan adalah waktu Tuhan bagi gerejaNya untuk menggenapi janji-janjiNya dan melakukan perkara yang besar yaitu penuaian. Dalam menghadapi krisis kita harus percaya bahwa kita tidak sendiri tapi Tuhan ada bersama kita. Allah yang membuat jalan waktu tidak ada jalan, dan Allah yang menolong waktu semua pintu tertutup. Tuhan pasti ubah krisis menjadi berkat besar bagi anak-anakNya. Di dalam Maz 107:1-3 “Ditebus dari kuasa yang menyesakkan”, Tuhan berjanji bahwa kita akan ditebus dari kesesakan yang besar.

Ada 4 hal yang membuat kita mengalami kesesakan :

1. Ay. 4 : Tidak memiliki tujuan hidup.

Alkitab mengatakan bahwa kita hanyalah pendatang dimuka bumi ini. Tempat tinggal kita yang sebenarnya adalah surga. Ada waktu dimana kita dibawa dalam situasi seperti di padang gurun, tidak ada yang menyenangkan, yang ada terik matahari, binatang buas, ular dan kalajengking (iblis). Kalau kita tidak memiliki tujuan hidup, kita akan disengat oleh iblis, dikuasai oleh tipu muslihat iblis.

Ciri-ciri orang yang tidak punya tujuan hidup (Luk. 15:11-20):

· Ay 12 : Tidak mau dikontrol oleh Bapa. Orang yang diurapi adalah orang yang tahu aturan, dan yang menjadi pengontrol dalam hidup kita adalah Firman Tuhan (Maz 119:19).

· Ay 16 : Lapar dan haus akan perkara-perkara duniawi. Hidup dalam kedagingan dan mengikuti hawa nafsu (1 Yoh. 2:15-16).

· Ay 17a : Tidak memiliki kesadaran tentang siapa kita. Tidak menghargai kasih karunia.

· Ay 20 : Menolak kasih Bapa. Jika kita tidak punya tujuan hidup kita akan kehilanggan segalanya bahka tidak masuk dalam kehidupan yang kekal (lihat Maz. 107:9)

2. Ay. 10 : Kuasa gelap.

Penyebab orang terikat kuasa gelap:

· Ay 11 : a) Memberotak terhadap perintah-perintah Allah. Misalnya Korah, Datan dan Abiran. b) Menista nasihat yang Mahatinggi, tidak percaya akan kuasa mujizat Tuhan dan tidak percaya akan firmanNya. Akibat memberontak dan menista yang Mahatinggi:

· Hati mereka ditundukkan pada kesusahan. Sekalipun kita miliki kekayaan dunia hati kita tetap susah tidak ada sukacita.

· Tergelincir. Selalu hidup dalam masalah dan dosa.

Ciri-ciri orang yang terikat kuasa kegelapan:

Pandangan kosong, keadaan yang tidak sadarkan diri, ketakutan yang berlebihan, gangguan pencernaan (seperti ada sesuatu yang bergerak-gerak dalam perut kita), reaksi yang aneh, seksualitas yang meningkat, perasaan seperti tercekik, bunyi-bunyian yang diucapkan kedengaran aneh dan berlebihan, tindakan yang membahayakan, bau yang tidak enak.

3. Ay. 17 : Kuasa sakit penyakit

Sakit-penyakit tidak datang dari Tuhan meskipun Tuhan mengizinkan kita mengalami sakit. Sebab dari Tuhan datang segala yang baik. Iblis berusaha mencuri kesehatan kita sehingga kita bisa mengatakan Tuhan tidak adil bahkan Tuhan tidak ada.

Penyebab orang sakit:

· Perbuatan berdosa, misalnya suka marah-marah akibatnya darah tinggi

· Merokok akibatnya gangguan pernafasan, hati dan jantung, misalnya, seks bebas akibatnya aids.

· Kesalahan-kesalahan, misalnya: pola makan yang salah akibatnya kolestrol.

Ciri-ciri orang sakit karena perbuatan dosa dan kesalahan-kesalahan:

Ay. 18 : muak terhadap segala makanan dan mereka sampai pada pintu gerbang maut. Akibat tidak ada lagi keinginan atau rasa lapar sehingga tubuhpun terganggu. Organ tubuh tidak berfungsi lagi dengan baik (ay. 20, 1Yoh. 1-9, Yes. 43:25).

4. Ay 23 : Dunia dagang/niaga.

Krisis pasti tidak lepas dari dunia perdagangn. Tetapi kita harus melihatnya sebagai peluang untuk kita diberkati dengan melimpah, dan peluang untuk naik ke level yang lebih baik, dan mendapat kesempatan untuk menjarah kekayaan bangsa-bangsa.

Ciri-ciri orang yang mempergunakan peluang dengan benar adalah selalu memiliki pertanyaan dan keyakinan ini dalam mengambil setiap keputusan:

1. Adakah ini sesuai dengan firman Tuhan/dikehendaki Tuhan ?

2 Menyadari bahwa dibalik segala yang terjadi ada maksud Tuhan yang besar. Dan kita harus tahu bahwa kita tidak akan bisa mengerti seluruh kehendak Tuhan.

Kunci untuk kita keluar dari kesesakan (Ay. 6, 12, 13, 19, 28):

“Berserulah dalam kesesakan kepada Tuhan” karena dia telah menebus kita dan menjadikan hidup kita berarti. Yesus mengalami kegelapan agar kita menerima terang itu, Yesus mengalami sakit supaya kita sembuh, Yesus dijual oleh Yudas supaya kita diterima dalam kerajaanNya.

Kesesakan apapun yang terjadi, jika kita hidup dalam firmanNya yakinlah bahwa Dia akan melepaskan kita dan akan menuntun kita ke pelabuhan kesukaan (Maz. 107:30) /MK

Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia (Roma 8:28)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s