GBI ROCK MAKASSAR

Representative of Christ Kingdom in Makassar

MENYIKAPI ANUGERAH TUHAN May 24, 2008

Pdt. Christy Indra Tjiptamulja
18-September-2005

MENYIKAPI ANUGERAH TUHAN

Ada banyak orang Kristen mengganggap kekristenan adalah hal yang biasa-biasa saja. Kekristenan mereka hanya agamawi dan tidak ada hubungan intim dengan Tuhan. Roma 11:11-24 mengatakan bahwa kita adalah pohon zaitun liar (bangsa bukan Yahudi) yang dicangkokkan pada Zaitun Sejati yaitu Kristus. Kita yang seharusnya binasa, namun oleh penolakan dan ketidakpercayaan bangsa Israel, memperoleh keselamatan. Sebagai orang Kristen (pengikut Kristus) kita seharusnya selalu bermegah dan bersyukur dalam Tuhan, karena berkat terbesar yang tidak dapat dibandingkan dengan apapun yang telah kita terima adalah keselamatan kekal. Oleh karena itu, apapun yang terjadi dalam hidup ini kita harus tetap bersyukur.

Tanda-tanda orang yang melekat dengan Zaitun Sejati – Yesus, yaitu:

1. Ay. 18: tidak sombong/berbangga diri.

Sadar bahwa segala sesuatu kita dapatkan karena kemurahanNya

2. Ay. 19: mengucap syukur.

Mengucap syukur dalam segala hal karena sebagai tunas liar kita dipungut dan dicangkokkan, hanya melalui percaya kepada Yesus Kristus.

3. Ay. 20: memiliki iman yang teguh.

1 Pet. 5:8-9: “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu si iblis berjalan keliling… lawanlah dia dengan iman yang teguh”.

Walaupun kita dalam tekanan, aniaya, di-diskreditkan, di-diskriminasi bahkan apapun yang terjadi di dunia saat-saat ini, kita harus tetap melekat pada Tuhan. Kalau kita tetap melekat pada Tuhan tidak ada yang mustahil untuk Dia lakukan dalam hidup kita. Oleh sebab itu kita harus mempertahankan iman, jangan membuka celah sehingga iblis mengambil kesempatan untuk mengalahkan kita.

4. Ay. 20: “Takutlah akan Tuhan!”

Orang yang takut akan Tuhan hidupnya pasti bergantung pada Tuhan. FirmanNya mengatakan “terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan.” Jika kita takut akan Tuhan maka damai sejahtera, berkat, perlindungan dan pemeliharaanNya akan mengikuti kita. Kita jangan seperti jemaat di Laodikia Wah 3:17, “Aku kaya dan aku telah memperkaya diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa…padahal engkau melarat, miskin, buta dan telanjang.” Menganggap kekayaan dunia adalah segalanya akan membuat takut akan Tuhan tidak ada dalam diri kita. Oleh karena itu kita harus meminta minyak Roh Kudus untuk melumas indera rohani kita sehingga kita senantiasa bergairah dan bersemangat melayani, dalam takut akan Tuhan.

Tuhan Adalah Tuhan yang mengasihi, memberkati, tetapi kita juga harus mengetahui bahwa Tuhan juga adalah Tuhan yang menghukum. Karena itu kita harus menikmati hidup di dalam anugerahNya, jangan kita sampai keluar dari jalurNya. Untuk itu, kita harus melekat pada Dia. /MK

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku

tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki,

dan kamu akan menerimanya.

-Yoh 15:7-

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s